Kebiasaan Buruk Pengguna Kartu Kredit yang Harus Dihindari  

 

Memiliki kartu kredit memang membuat transaksi jadi lebih mudah. Tak perlu membawa uang tunai terlalu banyak saat bepergian dan kapanpun bisa digunakan. Namun, terkadang karena kemudahannya itulah beberapa pengguna kartu kredit justru lalai dan terlena dengan kemudahan pembayaran kartu kredit. Pada akhirnya justru kartu kredit menjadi beban bahkan lebih buruk lagi terlilit dengan utang kartu kredit.

 

Agar tidak terjadi hal demikian ada beberapa hal yang perlu dihindari. Beberapa kebiasaan buruk di bawah ini perlu dihindari agar tidak menjadi beban bagi pengguna kartu kredit. Meskipun beberapa hal terlihat sepele namun akibatnya justru akan dirasakan di kemudian hari.

 

Terlalu Sering Membayar Minimum Payment

 

Salah satu kebiasaan buruk yang perlu dihindari ketika menggunakan kartu kredit adalah jangan pernah terbiasa untuk membayar minimum payment tagihan. Opsi ini hanya berlaku ketika kamu benar-benar terdesak.

 

Salah satu kerugiannya adalah dengan terbiasa membayar minimum payment ada risiko yang perlu kamu ketahui yaitu bertambahnya bunga dan juga tagihan yang terus-menerus membengkak yang tidak akan bisa diselesaikan jika tetap terus dibiarkan.

 

Itulah sebabnya opsi minimum payment sebaiknya dihindari, solusi terbaik adalah membayar tagihan sebelum jatuh tempo atau sebelum deadline yang ditetapkan sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati bersama.

 

Menunda Membayar Tagihan

 

Tidak jauh berbeda dengan opsi minimum payment, yang harus dihindari yaitu adalah menunda-nunda pembayaran. Biasanya pihak bank atau penyelenggara kartu kredit akan memberikan notifikasi atau pemberitahuan sebelum tagihan jatuh tempo.

 

Pemberitahuan tersebut biasanya melalui berbagai channel mulai dari SMS, email sampai dengan panggilan telepon. Agar tidak mendapatkan notifikasi yang sangat mengganggu, sebaiknya bayarlah tagihan lebih awal atau minimal 7 hari sebelum jatuh tempo sehingga kamu tidak perlu terganggu dengan berbagai pemberitahuan atau notifikasi untuk segera membayar tagihan.

 

Gesek Tunai

 

Sebetulnya memang tidak ada larangan untuk menggunakan gesek tunai. Namun pada kondisi tertentu misalnya dalam kondisi yang mendesak harus menggunakan dana tunai dan sedang tidak ada cadangan di dalam dompet maka opsi gesek tunai bisa digunakan.

 

Tapi, untuk kebutuhan jangka panjang sebaiknya tidak dibiasakan untuk gesek tunai apalagi jika gesek tunai dalam jumlah yang sangat banyak. Gesek tunai perlu dihindari karena bunga yang dikenakan biasanya cukup besar.

 

Menggunakan Kartu Kredit Sampai Limit

Ada asumsi atau anggapan yang kurang tepat ketika memiliki kartu kredit. Penggunaan kartu kredit bukan berarti menambah harta atau menambah investasi melainkan kartu kredit digunakan sebagai salah satu dana cadangan ketika sedang tidak membawa dana tunai.

 

Anggapan yang salah inilah membuat beberapa menggunakan kredit terjerembab di dalam jebakan utang yang tidak henti-hentinya sehingga sulit keluar dari lilitan utang kartu kredit.

 

Salah satu solusi dan jalan keluar yang umumnya diambil kadang-kadang kurang tepat yaitu dengan menambah kartu kredit baru untuk membayar cicilan kartu kredit sebelumnya sehingga yang terjadi adalah siklus gali lubang tutup lubang yang tidak akan pernah ada habisnya bahkan mungkin justru akan merugikan diri sendiri.

 

Kurang Komitmen dengan Perencanaan Keuangan

 

Itulah pentingnya perencanaan keuangan dalam mengatur pendapatan atau penghasilan setiap bulan. Meskipun memiliki kartu kredit bukan berarti bisa digunakan secara serampangan atau berlebihan apalagi digunakan sampai melebihi batas limitnya.

 

Alokasi dana tiap bulan harus bisa dianggarkan dengan baik, terutama jika ingin membayar gaya hidup seperti membeli handphone atau barang elektronik lainnya. Salah satu opsi yang bisa dimanfaatkan adalah dengan mengajukan kredit hp online tanpa dp sehingga tidak membebani cash flow bulanan. Tapi ingat bahwa porsi yang diizinkan untuk mencicil hanya 30 persen dari total pendapatan. Kuncinya adalah sesuaikan spesifikasi handphone dengan kebutuhan.

 

Selain itu pertimbangkan juga tenor yang dipilih. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Atas dasar itulah kamu harus mencari jasa kredit online yang memiliki tenor yang fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan kemampuan.

 

Salah satu perusahaan yang memberikan tenor fleksibel untuk mengajukan kredit hp online tanpa dp dengan syarat ringan adalah Kredivo. Pembayaran kredit hp online melalui Kredivo sangat mudah tanpa dp dan tanpa survei.

 

Opsi pembayaran pun sangat fleksibel. Kamu bisa memilih opsi pembayaran 30 hari tanpa bunga atau bisa mengajukan kredit hp online tanpa dp dengan tenor mulai dari 3,6, sampai dengan 12 bulan dengan bunga rendah yaitu hanya sebesar 2,95% oer bulan. Siapkan saja syarat-syarat seperti KTP, satu akun e-commerce yang telah memiliki riwayat pembelian, maka kamu sudah bisa menggunakan fasilitas bayar tunai dalam 30 hari. Sedangkan untuk menikmati fasilitas cicilan, kamu hanya tinggal menambahkan akun internet banking. Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa mengecek halaman berikut ini.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*