Mengenal Perkembangan Psikologi Anak

Sebagai orang tua memang harus mengenal perkembangan psikologi anaknya, jangan sampai orang tua tidak memahami psikologi anak. Banyak orang tua yang tidak memahami psikologi anak sehingga anak tumbuh berkembang tidak sesuai harapan. Apalagi ketika sudah berbaur dengan lingkungan ketika anak sudah mulai menginjak dewasa maka para orang tua harus benar-benar memahami psikologi anak-anaknya. Perkembangan psikologi anak harus selalu di bimbing dan di dukung agar anak tumbuh berkembang menjadi pribadi yang baik. Ada fase tertentu dimana anak akan menunjukkan perilaku agresif menurut ilmu psikologi perkembangan anak. Para ibu dirumah jika mempunyai anak yang menunjukkan perilaku agresif maka jangan khawatir karena memang ada fase tertentu dimana anak menunjukkan perilaku agresif, sehingga jangan menganggap bahwa anak mengalami gangguan sosial emosi. Akan tetapi dengan adanya perilaku agresif yang ditunjukkan oleh anak-anak tersebut maka para orang tua harus menangani agar tidak berkelanjutan.

Karena jika orang tua dapat menyikapi sikap agresif anaknya dengan baik maka tidak akan ada hal yang buruk nantinya bagi perkembangan psikologi anak. Apakah para ibu ingin mencari tahu kenapa pada saat tertentu anak menunjukkan sikap agresifnya. Yang pertama karena anak sulit mengungkapkan, anak masih sulit mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Karena pada usianya yang belum dapat mengungkapkan kata-kata maka anak akan sulit mengungkapkan perasaan dan pikirannya sehingga menyebabkan anak frustasi. Dalam menyalurkan frustasinya ketika anak tidak nyaman maka dalam berperilakunya agresif seperti memukul, menggigit, berteriak, marah dan lain sebagainya. Biasanya rasa tidak nyaman ini muncul ketika anak merasa lelah, ngantuk atau merasa terganggu yang membuat anak tidak nyaman. Anak kecil menginginkan orang-orang yang ada di sekelilingnya memahami dan mengerti apa yang diinginkan oleh mereka.

Yang kedua yaitu Fase Otonomi, dalam usia yang masih kecil anak juga mengalami fase otonomi merut teori perkembangan psikososial dari Erik Erikson. Anak pada usia ini mengalami peningkatan rasa ingin tahu yang tinggi dan juga mengalami perkembangan motorik yang pesat. Sehingga anak kecil berusaha untuk menjelajahi dunia disekitarnya sehingga anak kecil terlihat aktif. Berperilaku impulsif, dan juga sesekali menunjukkan perilaku yang agresif. Berperilaku agresif karena akibat dari cara mereka mengevaluasi waktu yang belum tepat. Anak-anak selalu ingin cepat keinginannya terpenuhi, jika keinginannya tidak terpenuhi maka akan bersifat agresif. Sehingga para orang tua atau ibu terutama harus dapat memahami dan mengenal perkembangan psikologi anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*